Wed. Mar 10th, 2021

KUKAKUKU

Portal Gaya Hidup Generasi Z dan Milenial

Saham BRIS Pagi Ini Merosot Ke 2.590

2 min read

Pembukaan bursa pagi (Rabu, 10/03/2021) ini disambut baik dengan merangkaknya IHSG menuju 6.200 dimana pada perdagangan kemarin merosot dan ditutup di bawah 6.200. Walau IHSG terus merangkak naik, namun saham bank syariah terbesar di Indonesia ini malah merosot di angka 2.590 yang ditutup pada jam istirahat bursa (11.30 WIB). Sebelumnya saham ini di tutup pada angka 2.620 pada perdagangan kemarin.

BRIS merupakan saham dari Bank Syariah Indonesia, dimana bank ini hasil merger dari beberapa bank BUMN milik pemerintah yaitu BRI Syariah, Mandiri Syariah dan BNI Syariah. Merger ini seperti halnya yang dilakukan pada dompet digital LinkAja yang juga merger dari dompet digital milik Bank BUMN seperti BRI, Mandiri, BNI dan juga perusahan telekomunikasi yaitu Telkom.

Jika dilihat dari fundamentalnya, saham ini cukup menarik untuk dikoleksi jangka panjang atau investasi. Seperti kita ketahui, walau bank ini terbilang baru operasionalnya setelah merger, namun dia sudah memiliki banyak nasabah (gabungan nasabah lama) dan bahkan menjadi bank terbesar dengan penggabungan aset ketiga bank besar syariah yang menjadikan emiten ini sebagai bank syariah terbesar di Indonesia. Secara operasional, BRIS tidak lagi memulai dari 0, karena semua teknologi perbank-an menggunakan sistem yang sebelumnya sudah berjalan dan ini semakin disempurnakan lagi. Misal untuk urusan mobile banking, BRIS menggunakan mobile banking mandiri syariah yang sudah ada dan hanya dilakukan perombakan pada sampulnya menjadi mobile banking BSI.




Untuk menjaring nasabah, BRIS juga sudah mengikuti perkembangan bank digital. Kini semua orang bisa menjadi nasabah Bank Syariah Indonesia hanya dengan mengunduh aplikasinya di PlayStore atau AppStore. Lalu melakukan pendaftaran secara online dan kita akan dihubungi secara video call oleh team BSI untuk melakukan pencocokan data nasabah. Hanya dalam hitungan menit, kita sudah bisa memiliki nomor rekening BSI. Sementara untuk buku tabugan dan kartu ATM BSI, kita bisa mengambilnya di kantor cabang terdekat sesuai dengan yang kita pilih saat proses registrasi.

Sementara untuk ATM, kita bisa menggunakan ATM Mandiri Syariah terdekat atau pun ATM Mandiri konvensional yang ada di daerah kita. Untuk penarikan tunai pun tanpa di kenakan biaya apapun. Untuk kantor cabang juga sudah menyebar di pelosok Indonesia dimana kantor BRI Syariah, Mandiri Syariah dan BNI Syariah perlahan berubah menjadi BSI. Jadi secara operasional BSI ini sudah cukup mumpuni untuk bersaing dengan bank-bank besar lainnya. Tinggal kita lihat satu tahun kedepan dari sisi manajemen bisnisnya, apakah semakin membaik atau justru sebaliknya. Jadi saham BRIS ini menurut kuka cukup menarik untuk dilirik dan ditabung ya sobat. Karena tidak menutup kemungkinan dengan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia akan menjadi pusat perekonomian syariah dunia. Menarik bukan? 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat With Us whatsapp