Fri. Jun 26th, 2020

KUKAKUKU

Portal Gaya Hidup Generasi Z dan Milenial

MacBook Air 2017, Masih Worth It kah di 2020?

3 min read

Baru-baru ini Apple baru saja merilis MacBook Air tebaru keluaran tahun 2020 dan pada bulan ini, Juni, MacBook Air tersebut sudah berjejer dipasaran Indonesia. Jadi kalian sudah bisa mendapatkannya di toko-toko terdekat yang menjual produk Apple secara resmi. Bahkan, di pasar online pun, produk tersebut sudah bisa didapatkan dengan kisaran harga mulai dari 15 juta sampai dengan 20 jutaan. Lalu bagaimana dengan nasib MacBook Air 2017 yang masih beredar dipasaran? Masih worth it kah digunakan di 2020?

MacBook Air 2017 memang masih saja dijual oleh Apple di pasaran Indonesia karena memang ada peminatnya dan masih laris dipasaran. Walau MacBook Air ini terlihat sudah jadul, tapi jangan salah, produk Apple yang satu ini, masih disupport sepenuhnya oleh Apple alias garansinya masih berjalan jika ada kendala kerusakan, sparepartnya masih bisa ditemukan karena Apple masih memproduksinya. Sementara MacBook Air 2018 dan 2019, justru malah mulai tenggelam di pasaran sejak dilahirkannya MacBook Air 2020. Terutama MacBook Air 2018 yang sudah lama sekali tenggelam sejak lahir versi 2019. Kedua produk tersebut, sudah tidak lagi di support dan di produksi oleh Apple. Jadi masa garansinya pun akan hilang. Lalu bagaimana jika terlanjur sudah membeli?

Tenang saja, walau sudah EOL – End Of Life alias sudah berhenti di support, selama kamu beli produk tersebut pada toko resmi Apple seperti iBox, garansi kamu akan tetap bisa diklaim selama 1 tahun mengikuti masa berlaku tanggal pembelian pada invoice tersebut. Jadi nanti invoice tersebut yang sudah tertera imei/serial number, bisa kamu upload pada website apple untuk mengaktifkan kembali masa garansinya.

Lalu bagaimana dengan nasib MacBook Air 2017?

Walau MacBook ini keluaran lama, tapi pihak Apple masih mensupport untuk MacBook tersebut. Jadi kamu tidak perlu khawatir lagi masalah garansi atau sparepart-nya. Tapi masih worth it kah dijaman sekarang menggunakan MacBook tersebut? Jawabannya tergantung dari kebutuhan kamu akan sebuah gadget. Jika pekerjaan kamu hanya untuk keperluan kantor dan tidak menyimpan data terlalu banyak, MacBook Air ini yang kini di bandrol dengan harga Rp 11.999.000 ini cukup worth it melihat dari segi performa dan harga yang ditawarkan. Jika kamu mempunyai banyak data besar dan kebutuhan desain yang berat, tentunya MacBook Air ini tidak sangat direkomendasikan. Karena MacBook Air 2017 ini, kini hanya di jual dengan media penyimpanan SSD sebesar 128 GB, tentunya tidak akan akan cukup untuk kebutuhan file-file besar kamu, belum lagi kamu harus instal aplikasi-aplikasi desain yang akan memakan ruang penyimpanan yang cukup besar. Tapi jika hanya kebutuhan office saja, misal untuk kerjaan kantor, presentasi dan kerjaan ringan lainnya, MacBook Air ini sudah sangat direkomendasikan. Alasannya karena selain dengan harga yang kini hanya 12 jutaaan saja, MacBook ini masih memiliki performa yang tidak ketinggalan dengan RAM 8 GB dibantu prosesor dual-core Intel Core i5 yang memiliki kecepatan 1,8 GHz dan Turbo Boost speeds hingga 2.7 GHz akan cukup kencang dalam melakukan proses kerja sehingga tidak menggangu pekerjaan anda.

Untuk ukuran layar sebesar 13 inci dengan resolusi hingga 3840 x 2160 piksel, namun sayangnya pada layar MacBook Air ini belum menggunakan teknologi retina seperti pada MacBook Air 2019 dan 2020. Walau demikian, MacBook ini tetap nyaman digunakan karena masih memiliki keunggulan lain. Selain ringan dan nyaman dibawa kemana saja (dengan berat hanya 1,34 kg), kekuatan baterainya pun diklaim mampu bertahan hingga 12 jam. Serunya lagi, papan ketiknya sudah dilengkapi backlight alias lampu latar jadi membuat kamu semakin asyik ketika ngetik dalam ruangan yang kurang cahaya. Sementara untuk VGA-nya sudah menggunakan Intel HD Graphics 6000.

Untuk urusan suara, MacBook ini sudah dilengkapi speaker stereo loh, jadi makin asyik saat bekerja sambil dengarkan musik. Jikalau berisik dan mengganggu orang disekitar, kamu bisa colokan headphone dengan jek 3,5 mm. Atau bisa juga dikoneksikan dengan Airpods Pro maupun Airpods Generasi 1 dan 2. Bikin musik kamu lebih seru kan!

Jadi jika ditanya masih worth it atau tidak menggunakan MacBook Air 2017, jawabannya adalah tergantung dengan kebutuhan kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.
Chat With Us whatsapp