Mon. Jan 27th, 2020

KUKAKUKU

Portal Gaya Hidup Generasi Z dan Milenial

Jangan Ngaku Kamu Anak Muda Generasi Z dan Milenial Jika Aset Kekayaanmu Nol Besar!

6 min read

Hobi traveling ke luar negeri? Hobi nongkrong di cafe? Hobi ngopi kekinian gaya anak milenial sekarang? Sudah cek aset kekayaan kamu belum? Sudah punya aset berapa? Nol rupiah? Oh My God, its problem for your finacial! Buruan deh perbaiki cara gaya hidup kamu. Hidup modern, gaul, wawasan luas bukan berarti hura-hura terus sementara aset kekayaan kamu nol besar. Tepat banget kalau kamu sekarang sedang mengakses situs kukakuku karena situs ini memang situs untuk kamu dengan pola atau gaya hidup generasi Z dan milenial. Dan kali ini kuka akan membagikan tips dan cara agar gaya hidup kamu tetap kekinian tapi aset kekayaan kamu tetap bertambah. Loh, kok bisa? Tentu bisa dong!

Pertama, kuka akan tanya pada kalian. Gaji kamu berapa? Dua juta, tiga juta, empat juta, dan seterusnya. Sekarang kita hitung, misal kamu karyawan swasta sebuah pabrik, atau OB atau apalah yang gaji kamu masih UMR. Misal UMR untuk wilayah kamu adalah 3,8 juta perbulan. Itu adalah gaji bersih kamu perbulan yang sudah dipotong BPJS, asuransi atau apalah. Intinya kamu mendapatkan gaji segitu sudah bebas dari potongan ini itu saat kamu nerima gaji dari tempat kamu bekerja. Setelah tau gaji kamu adalah besarnya segitu, waktunya kita hitung pengeluaran rutin kamu. Ini wajib kamu hitung. Karena dari sini kamu akan tahu uang kamu kemana saja perginya.

Buat Persentase POS Pengeluaran




Ini adalah hal yang sangat penting sekali yang harus kamu lakukan sebelum kamu menghabiskan gajimu. Buat lah pos pengeluaran, dan dari pos pengeluaran tersebut kamu bisa menekan budget pengeluaran jika sudah melebihi persentase POS yang dibuat. Misalkan seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini ada pos zakat, pos operasional, pos cicilan dna hutang, pos dana darurat, pos investasi:

pos pengeluaran milenial

Kalau kita sudah buat POS Pengeluaran seperti di atas formulanya, sekarang akan kita bahas satu persatu fungsi dari pos-pos tersebut agar kalain bisa mengontrol kemana uang kalian perginya setiap bulan. Dengan begini kalian bisa membuat rem tersendiri jika persentase pengeluarn pos sudah mau melebihi persentase pos yang di buat. Dan perlu diingat, ini adalah pos untuk generasi milenial atau z yang belum berumah tangga ya, soalnya pos-pos pengeluaran antara yang berumah tangga dan yang masih hidup sendiri itu beda sekali posnya.

Akhir Bulan, Hidup Tetap Nyaman. Begini Cara Atur Gaji Kamu!




Investasi Atau Menabung? Ini Jawabannya

Kini Naik Gojek Bebas Riba. Begini Caranya!

POS Zakat

Pos ini wajib kalian buat. Seberapa besar pun penghasilan kamu, rasanya tidak lengkap jika kamu tidak menyisihkan sebagian penghasilanmu untuk berbagi dengan sesama yang membutuhkan. Harta yang kamu sisihkan untuk berbagi pun persentasenya sangat kecil hanya 2,5% saja perbulannya. Tidak akan membuat harta kamu berkurang dan jatuh miskin. Justru dengan kamu bersedekah atau berzakat akan membuka pintu-pintu rezeki lainnya dan justru akan membuat aset kekayaanmu makin bertambah. Jadi jangan pernah sungkan untuk berbagi dan bersedekah dengan orang-orang kecil yang membutuhkan bantuan kita ya.

POS Operasional

Nah pos ini cukup penting dan sangat menunjang roda perekonomian kalian. Kenapa jadi penting, karena pos ini lah yang membiayai kita dalam mengisi pos-pos lain. Bayangkan jika tidak ada pos ini, dari mana modal kita sehari-hari dalam mencari pundi-pundi rupiah. Di pos ini, kuka menempatkan 40% dari gaji kita alokasikan ke sini. Kenapa di pos ini cukup besar, karena pos ini akan dibagi-bagi lagi guys. Di pos ini, kita bisa bagi lagi sesuai kebutuhan kita. Seperti pos untuk transportasi, pos untuk makan dan jajan. Usahakan pos ini tidak boleh melebihi dari 40% kalau kalian pintar, pos ini bisa ditekan lagi dan dialokasikan ke pos investasi. Untuk membuat pos ini, sebelumnya kalian harus rinci dulu pengeluaran kalian sehari-hari. Dari sini kalian bisa atur persentase alokasi untuk pos operasional. Besar kecilnya pos ini, tergantung dari gaya hidup kalian. Dan pos ini menurut kuka pos yang paling bisa banget ditekan persentasenya. Misal naik transportasi umum seperti ojek online atau taksi online. Nah biasanya kan ada promo, kalian bisa manfaatkan promo tersebut, trus uang sisa promo dialokasikan ke investasi. Makan siang atau jajan bisa juga manfaatin promo-promo yang ada. Atau kalau ingin sehat bisa bawa makanan dari rumah ke kantor. Asyik kan. Mau nonton? Cari tiket-tiket buy 1 get 1. Pandai-pandai kalian lah dalam menghemat budget ini.

Pos Investasi

Pos ini yang paling berat buat diisi. Jujur sebagai generasi milenial yang hobi keluyuran nongkrong-nongkrong unfaedah kadang membuat malas mengisi pos ini. Tapi guys, tahu gak sih, pos ini yang paling menentukan masa tua kalian loh! Nasib tua kalian tergantung besarnya alokasi kalian dalam mengisi pos ini. Emang sih nasib itu sudah ditentukan sama Tuhan. Tapi bukan berarti kita pasrah sama garis nasib. Karena garis nasib masih bisa kita rubah selama kita mau berusaha. Pos ini kita simpan dimana ya uangnya? Apakah di rekening bank?

No! Pos ini jangan di simpan di bank. Simpan uang di bank bukanlah sebuah investasi. Yang ada tiap tahun uang kita berkurang dan tidak ada nilainya karena tergerus sama inflasi. Apa itu inflasi? Kalian bisa cari artikelnya di kukakuku.com ya guys.

Kalau kalian belum paham soal reksadana, kalian bisa pelajari dulu. Banyak kok materi-materi yang membahas reksadana. Dan menurut kuka, reksadana merupakan investasi bagi pemula yang aman dibanding yang lain. Kalian bisa pilih juga mau jangka panjang atau jangka pendek. Semua bisa kalian yang tentukan.

Pos Cicilan / Hutang



Namanya manusia tidak luput dari banyak keinginan. Pengen barang ini, barang itu, sementara uang belum ada. Berhutang dengan terpaksa jadi pilihan. Ya, kuka akuin itu semua itu susah untuk dihilangkan. Tapi kali ini kalian wajib menekan hutang kalian jangan sampai lebih dari 30%. Jika hutang kalian lebih dari 30% maka keuangan kalian sudah tidak baik dan kalian wajib kudu harus banget merubah pola gaya hidup kalian. Kalau bisa tiap bulan kalian harus bisa menekan angka 30% menjadi 0%.

Lalu jika Pos ini angkanya sudah 0% apakah tetap diisi?

Good question guys! Nah kalau kalian sudah bisa berhasil menekan angka pos ini menjadi 0%, kalian bisa alokasikan dana ini ke pos investasi. Jadi pos investasi kalian bisa bertambah besar. Jangan sampai kalian alokasikan pos ini ke pos lain seperti pos operasional, karena akan membuat kalian malah boros. Biarlah pos operasional tetap segitu persentasenya. Jangan dirubah, kalau bisa kalian tekan pos tersebut menjadi kecil persentase-nya. Jadi kuncinya adalah setiap ada penekanan angkas pos-pos lain, usahakan dialokasikan angka pos tersebut ke pos investasi.

Pos Dana Darurat

Pos ini sangat penting sekali. Kenapa penting? Karena pos ini sangat berguna sekali untuk menghandle ketika ada kebutuhan keuangan darurat, sehingga tidak menggangu aset lain. Misal kita sedang butuh uang untuk pembayaran cicilan kartu kredit yang akan jatuh tempo, sementara gajian kita di undur, atau misal motor/mobil kita mogok dan perlu service, maka kita bisa menggunakan dana darurat tersebut. Bayangkan jika tidak ada pos dana darurat, mau tidak mau kita akan mengambil dana tabungan atau investasi lain yang akhirnya siklus keuangan kita jadi berantakan.

Nah itu tadi pos-pos yang harus kalian buat dan kalian harus disiplin menjalankan pos-pos tersebut sesuai persentasenya. Dengan membuat pos-pos seperti itu, kalian bisa mengontrol semua pengeluaran kalian. Jadi kalian tetap bisa have fun sama teman selama dana kalian masih ada (jangan ambil dari pos-pos lain) dan juga investasi untuk masa depan tetap jalan. Jadi intinya ketika pos-pos yang kamu buat sudah mencapai persentasenya, maka kamu harus bisa ngerem pengeluaran kamu. Jika kamu bisa melakukan ini dalam satu bulan pertama, kedepannya ini akan menjadi kebiasaan kamu, dan kamu akan senyum-senyum sendiri melihat nilai-nilai rupiah yang terus bertambah di dana investasi kamu (reksadana dan lainnya). Malah rasanya gatal banget ingin terus top up investasinya. Percaya deh, jadikan ini kebiasaan dulu. Dengan demikian kamu tidak akan merasa terbebani. Investasi justru malah menjadi hobi. Jadilah generasi milenial yang bisa keliling dunia, berwawasan luas dan memiliki banyak aset kekayaan untuk masa tuamu. Jangan ngaku generasi milenial kalau hanya sebatas katak dalam tempurung. Selamat mengumpulkan pundi-pundi rupiah ya, dan jangan lupa zakat dan travelingnya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.
Chat With Us whatsapp