Beberapa Gangguan Hormonal dan Fisik yang Menjadi Sebab Infertilitas pada Pria

Permasalah infertilitas di dunia, terutama di Indonesia seperti tidak ada habisnya. Meskipun sudah banyak yang tahu tentang hal-hal yang menyebabkan infertilitas, namun faktanya masih banyak orang yang tidak sadar bahwa yang ia lakukan justru mengurangi kesuburan pada organ reproduksinya.

Mengenai infertilitas, Dr. Sigit sholichin SpU dari klinik urologi RSU Bunda menyatakan bahwa 15% pasangan di dunia mengalamin infertilitas dan yang mengejutkan lebih dari 50% kasus diantaranya disebabkan oleh pria. Pria yang mengalami infertilitas tentunya memiliki banyak sebab. Banyak diantaranya berasal dari beberapa gangguan, baik gangguan hormonal maupun fisik.

Beberapa Gangguan Hormonal

  1. Hipotiroid : disebabkan karena kadar hormon tiroid yang rendah, sehingga memperngaruhi kualitas sperma, fungsi testis, dan libido.
  2. Hiperprolaktinemia: yaitu kondisi dimana kadar hormon prolaktin yang tinggi. Hal ini dapat mengurangi produksi sperma dan hasrat seksual, serta juga menyebabkan impotensi.
  3. Hipogonadotropik Hipopituitarisme :  yaitu rendahnya produksi FSH dan LH dari kelenjar pituitari. Kondisi ini menyebabkan terganggunya perkembangan sperma serta menurunkan jumlah sperma pada testis.
  4. Hiperplasia adrenal kongenital: kondisi ini terjadi jika kelenjar pituitari tertekan oleh kenaikan hormon androgen adrenal yang menyebabkan produksi sperma menurun, kurang aktifnya sperma, serta banyaknya sperma yang tidak berkembang dengan sempurna.
  5. Panhipopituitarisme : penyakit ini terjadi ketika kelenjar pituitari memiliki kegagalan dalam memproduksi hormon pertumbuhkan. Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini adalah ukuran testis yang kecil, impotensi, dan hasrat seks menurun.

Gangguan-gangguan hormonal tersebut, hanya bisa anda ketahui jika anda konsultasikan ke dokter. Jika anda merasakan gejala-gejala yang telah disebutkan di atas, maka ada baiknya jika anda segera periksakan ke dokter. Sehingga diagnosis in fertilitas pria bisa dilakukan pual sedini mungkin.

Beberapa Gangguan Fisik

  1. Ejakulasi retrograde : gangguan ini terjadi ketika air mani justru mengalir ke kandung kemih dan bukannya keluar melalui penis ketika ejakulasi.
  2. Varikotel : penyakit ini disebabkan karena adanya pembesaran pada pembuluh vena didalam skrotum, sehingga menghambat jalannya darah dan ini tentu bisa menurunkan kesuburan.
  3. Kelainan saluran sperma : beberapa pria mengalami kerusakan pada saluran sperma dikarenakan cedera atau penyakit. Beberapa pria juga mengalami sumbatan pada saluran testis sehingga menghambat jalannya sperma.

Semua penyakit tersebut, tentu bisa diobati serta dicegah sebelum bertambah parah, jika anda segera konsultasikan ke dokter. Untuk kawasan jabodetabek, anda bisa mengunjungi klinik Bocah Indonesia yang bisa membantu dan melayani anda khusus permasalahan fertilitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *