Solo Backpaker Ke Singapura Hari Ke 1

Solo Backpaker Ke Singapura Hari Ke 1

Ini merupakan kedua kalinya saya melakukan solo backpacker ke luar negeri. Sebelumnya saya pernah ke Malaysia seorang diri. Jujur awal solo backpacker saya sedikit ada rasa ketakutan. Nanti gimana di negara orang. Tapi rasa penasaran saya mengalahkan ketakutan itu. Saya cari informasi sebanyak-banyaknya di internet mengenai negara yang akan saya kunjungi. Mulai dari budayanya, bahasanya, hal-hal apa saja yang dilarang, kawasan mana saja yang bagus untuk dikunjungi dan semua hal termasuk transportasi yang bisa saya gunakan disana.



Setelah semua informasi saya dapatkan mengenai negara tersebut, akhirnya rasa ketakutan itu pun semakin berkurang. Hari H telah tiba dan waktunya saya terbang. Namanya backpacker pasti dong mencari maskapai low budget. Dan waktu itu saya terbang ke Malaysia menggunakan air asia. Dari atas langit yang cerah menuju matahari bersinar kekuningan yang akan tenggelam dibalik awan hati saya masih ada sedikit rasa ketakutan. Nanti gimana ya sampai disana? Bagaimana saya menghadapi petugas imigrasi Malaysia. Dan ini pertama kalinya saya punya paspor dan menghadapi imigrasi luar negeri.

Sampai di Bandara dan antri di imigrasi. Semua yang dibutuhkan sudah saya siapkan mulai dari tiket pesawat PP dan tiket booking hotel. Semua saya serahkan ke petugas. Di cek dengan seksama lalu mengajukan beberapa pertanyaan sederhana dan saya pun lolos dan melenggang keluar bandara dan mencari transportasi menuju pusat kota. Dan sesederhana itu, saya keliling kota Kuala Lumpur seperti halnya keliling kota Jakarta. Sumpah gak ada sama sekali rasa takut atau apapun. Selama kita punya banyak informasi dan sudah tau mau kemana tujuan kita semuanya akan baik-baik saja.

Pulang dari Malaysia, entah kenapa naluri berkelana saya kembali memuncak. Saya ingin kembali berpetualang. Akhirnya saya pilih Singapura karena waktu itu lagi ada promo tiket pesawat PP di bawah 1 juta. Pada hari H, saya terbang menggunakan maskapai Scoot pulang pergi Jakarta – Singapura. Sampai di Bandara Changi, seperti biasa menuju imigrasi. Setelah keluar dari imigrasi, jangan lupa cari map atau brosur yang disediakan disekitar area bandara untuk turis. Banyak kok bertebaran brosur di area kedatangan. Lalu usahakan bawa botol kosong dari Indonesia dan cari tempat pengisian air minum. Ini guna menghemat dan menekan budget pengeluaran kita agar setipis mungkin. Kalau bisa bawa botol yang lumayan besar biar bisa muat banyak 🙂



Setelah isi air, saatnya kita mencari stasiun MRT. Ikuti aja petunjuk yang bertuliskan Train To City. Stasiun MRT Changi ada di lantai paling dasar. Jangan lupa beli tiket MRT. Waktu itu saya beli Singapore Tourist Pass Two Days. Sengaja beli dua hari dan gak beli yang single trip, supaya kita tidak perlu beli-beli lagi. Karena kita akan banyak sekali menggunakan MRT di singapura ini. Jadi akan lebih hemat jika membeli yang untuk 2 hari atau 2 hari tergantung kalian mau berapa lama disana. Dan usahakan disana menggunakan MRT dan jangan menggunakan taksi karena lumayan nguras kantong loh. MRT juga sangat enak karena stasiunnya berada di pusat keramaian dan objek-objek wisata. Waktu itu saya beli untuk dua hari sebesar $SG 16 dan kita deposit $SG 10 tapi deposit dapat kita ambil kembali saat kita akan pulang dengan menukarkan kartu Singapore Tourist Pass.

Dari Changi, kita turun di Stasiun Tanah Merah dan transit ke MRT Green Line jurusan Tuas Link. Karena MRT dari Changi hanya sampai Stasiun Tanah Merah dan akan kembali lagi ke Changi Airport. Dari MRT Green Line tujuan Tuas Link, kita turun di Stasiun Outram Park. Karena tujuan saya mau ke Sentosa Island, kita transit ke MRT Purple Line jurusan HarbourFront. Dari Stasiun HarbourFront, kita tinggal keluar Vivo City Mall. Kebetulan Stasiun MRT nya ada di bawah Mall. Untuk menuju ke Sentosa Island, ada dua pilihan. Bisa naik MRT lagi atau jalan kaki. Karena saya backpacker dan hemat budget, saya pilih jalan kaki lewat sentosa broadwalk. Dijamin jalan kaki disini enak banget. Karena persis ada dipinggir laut dengan pemandangan kapal-kapal yang sedang berlayar. Kalau lelah, kita tinggal lewat escalator aja. Jaraknya juga tidak terlalu jauh. Sekitar 10 menit jalan kaki. Untuk menuju Sentosa broadwalk, kita tinggal keluar Mall Vivo aja. Posisi sentosa broadwalk ada dibelakang mall.

Sesampainya di Sentosa Island, saya hanya keliling-keliling menikmati pemandangan sekitar. Lalu foto di depan bola dunia yang terkenal dan iconic itu. Karena sata sendirian, jadi mau gak mau kita harus minta bantuan orang lain. Cueka aja, tinggal sapa orang yang ada di depan, samping, belakang kita untuk minta bantuan. Cekrek cekrek cekrek dengan berbagai gaya dan say thank you kepada orang yang sudah bantuin kita ambil foto. Seru kan!



Setelah bosan di Sentosa Island, saya kembali menuju Stasiun MRT HarbourFront. Oh ya, di sentosa saya tidak masuk wahananya karena harganya lumayan mahal banget. Jadi backpacker seperti saya ini belum sanggup harus mengeluarkan uang sebanyak itu hanya untuk masuk ke wahananya 🙂 Dari Stasiun MRT HarbourFront, kita kembali menuju stasiun Outram Park dan transit ke MRT Green Line jurusan Pasir Ris atau Tanah Merah lalu turun di Stasiun MRT Raffles Place. Nah dari satisun Raffles Place kita tinggal keluar aja menuju Marina Bay Sands. Disini kita bakal makan waktu banyak loh karena tempatnya sangat luas dan akan bikin kaki kita pegal. Kawasan Marina Bay ini banyak objek objek wisata gratis dan sekaligus buat kita istirahat menikmati kota Singapura sore hari hingga malam hari. Disini saya keliling-keliling menuju patung singa atau Merlion terus menuju Esplanade Bridge dan Helix Bridge serta ke kawasan Gardens By The Bay.

Nah sejauh ini perjalanan saya hanya menghabiskan $SG 26 saja, yaitu untuk beli tiket MRT. Lalu makan dan minum dari mana? Nggak lapar emang? Jangan ditanya lagi deh namanya keliling-keliling apalagi jalan kaki sudah pasti lapar dan haus. Tapi saya kan sudah mengisi botol air di bandara dengan penuh jadi gak perlu beli air. Terus kalau makan, kebetulan saya bawa bekal dari Indonesia hahaha (gila irit banget ya). Saya bawa beberapa roti dari Indonesia, karena kalau beli disini harganya bisa berlipat-lipat. Jadi dengan air minum gratis dari bandara dan beberapa roti sudah cukup buat saya kenyang.




Nah sampai disini dulu ya perjalanan saya di Singapura. Di artikel berikutnya saya akan cerita lagi perjalanan saya dari Marina Bay Sands kemana lagi untuk explore Singapura. Jadi jangan lupa komentar jika ada yang ingin ditanyakan. Pasti akan saya jawab kalau ada waktu luang. Dan jangan lupa tonton video perjalanan saya di Singapura pada chanel youtube saya Kukakuku. Salam backpacker Indonesia.

kukakuku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *