KUKAKUKU

Gaya Hidup, Teknologi, Inspirasi Dan Motivasi

Solo Backpacker Ke Kuala Lumpur, Malaysia Part 1 (Akses ke KL Sentral)

Kali ini saya bakalan share pengalaman seru saya saat solo backpacker alias jalan-jalan sendirian ke negeri seberang hanya bermodalkan ransel dan uang seadanya. Saya ingin membuktikan bahwa orang yang hobi traveling itu tidak harus orang yang berduit tebal. Karena sebenarnya traveling itu murah kok, yang mahal itu adalah life style.

Perjalanan saya di awali dengan booking tiket pesawat maskapai Lion Air seharga 1.200.000 untuk pulang dan pergi. Sebenarnya masih banyak tiket yang lebih rendah dari itu terutama yang pesannya jauh-jauh hari dan di weekdays. Berhubung penerbangan mendadak dan dilakukan di weekend karena saya hanya punya waktu luang di weekend saja. Dapatlah tiket seharga tersebut. Harusnya bisa dapat tiket 700.000 untuk pulang pergi jika pesan jauh hari dan rajin berburu promo.

Saya berangkat di Bandara Soekarno Hatta terminal dua pukul 13.30 WIB dan nyampe Kuala Lumpur sekitar pukul 5 sore waktu setempat. Buat kalian yang pertama kali datang kesana, jangan khawatir. Banyak petunjuk di bandara KLIA sana. Kalian ikuti aja petunjuknya. Kalau tidak bisa bahasa inggris, tenang saja disana papan petunjuk juga menggunakan Bahasa Melayu yang mirip dengan Bahasa Indonesia karena satu rumpun. Jadi kalian kalau sudah sampai sana cari loket imigrasi. Kalau masih bingung silahkan tanya petugas yang ada disana, bisa pakai bahasa inggris maupun melayu mereka faham banget. Karena emang Malaysia menggunakan dua bahasa itu dan rata-rata mereka bisa bahasa inggris mungkin karena bekas jajahan kolonial britania raya.

Di imigrasi cukup lama antriannya bisa sampai satu jam kalau kedatangan sore hari. Dan semua orang asing baik dari wilayah ASEAN maupun non ASEAN jadi satu. Berbeda dengan di Thailand imigrasinya memisahkan ASEAN dan non ASEAN jadi bisa lebih cepat. Pertanyaan standar akan ditanyakan oleh pihak imigrasi. Kalian santai aja, kalau dokumen kalian lengkap dan niat kalian baik pasti bisa lolos masuk ke negara orang. Pertanyaan standar biasanya seperti ini:

Dari mana?

Tujuannya apa?

Berapa lama?

Sama siapa?

Tinggal dimana disini?

Sudah ada tiket pulang?

Jika semua itu berhasil kalian jawab maka dengan mudah kalian bisa masuk ke negara tersebut. Mereka ramah kok kalau kitanya bersifat baik. Ingat, jangan mainin HP saat di imigrasi.

Jadi tips dari saya agar tidak banyak pertanyaan dari mereka, kalian harus sudah punya tiket pulang dan tiket hotel. Karena biasanya jika kita tidak punya tiket tersebut, pertanyaan mereka akan beruntun panjang dan beranak yang membuat kita jadi ribet. Sampai-sampai pertanyaan punya uang atau simpanan berapa di bank bisa ditanyakan untuk mereka memastikan kalau kita akan baik-baik saja selama hidup di negaranya dan tidak membuat masalah. Yah, itu wajar sih demi keamanan negara mereka.

Selesai dari imigrasi, kalian tinggal turun ke lantai 1 untuk cari transportasi menuju pusat kota Kuala Lumpur. Karena bandara KLIA maupun KLIA2 jauh dari pusat kota. Mirip dengan di Indonesia. Bandara Soekarno Hatta yang jauh dari pusat kota Jakarta. Oh ya sekedar info, kalau di Kuala Lumpur ada dua bandara, yaitu KLIA dan KLIA2. Jaraknya cukup berjauhan. Biasanya KLIA2 untuk penerbangan maskapai Airasia yang markasnya di KLIA2, kalau Lion Air Group biasanya di KLIA. Sebenarnya sih sama aja kalian nanti turun di bandara mana, akses ke pusat kota Kuala Lumpur masih sama menggunakan KLIA Express sejenis kereta bandara atau Railink kalau di Indonesia atau kalau yang lebih murah bisa naik bus yang seharga RM 10 sampai dengan RM 12 tergantung bus nya. Untuk bus biasanya beda antara bus dari KLIA dan bus dari KLIA2 jadi kalian jangan salah naik ya. Kalau kalian ingin naik kereta bandara, kalian bisa langsung pesan tiketnya di lantai 1 harganya lumayan mahal di banding naik bus yaitu seharga RM 50. Kalau naik KLIA Express, perjalanan kurang dari 1 jam, sementara naik bus sekitar kurang lebih 1 jam. Dan tenang saja, disana perjalanannya lancar kok tidak ada macet. Nanti bus yang kita tumpangi akan melewati jalur tol yang super lancar sampai KL Sentral.

Suasana KL Sentral - Kuala Lumpur
Suasana KL Sentral – Kuala Lumpur

Kalau kalian bertanya KL Sentral itu apa? KL Sentral merupakan pusat bertemunya semua transportasi disana. Mulai dari Bus, Monorail, KTM, LRT, MRT, KLIA Express akan bertemu disana dan kita tinggal tentukan tujuan kita mau kemana dan naik apa. Jadi KL Sentral seperti stasiun pertemuan roda transportasi dimana lokasinya berada dalam sebuah gedung atau mall. Pokoknya nyaman deh kalau kalian berada di KL Sentral karena cukup memudahkan wisatawan untuk akses dan explore kota Kuala Lumpur. Jadi menurut saya transportasi di Malaysia sudah maju dan hampir mirip dengan Singapura yang semuanya sudah saling terkoneksi antara satu transortasi dengan transportasi lainnya, jadi kita hanya perlu melakuan transit saja pindah transporatsi lain dalam satu area.

Jika kalian sudah berada di KL Sentral dengan menggunakan bus, berarti kalian sudah menghabiskan uang sebesar RM 10 + Rp 1.200.000. Jika RM 1 nilai tukarnya saat saya melancong kesana sekitar Rp 3.600 berarti kita naik bus seharga Rp 36.000 plus tambah ongkos pesawat PP Rp 1.200.00 jadi total menghabiskan budget Rp 1.236.000. Di artikel berikutnya kita akan explore Mesjid Jamek, pasar seni, petaling street, hotel di bukit bintang, menara kembar petronas dan yang lainnya serta menghitung budget pengeluaran lainnya. Silahkan baca disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *