KUKAKUKU

Gaya Hidup, Teknologi, Inspirasi Dan Motivasi

Backpacker Jakarta – Bali Hanya 1,5 Juta Part 1 (Sunset Di Kuta)

sunset-kuta

Kali ini saya akan bercerita pengalaman backpacker dari Jakarta ke Bali hanya menghabiskan 1,5 jutaan saja. Buat kalian yang ingin liburan ke Bali tapi dengan budget minim tapi ingin fasilitas yang memadai, bisa baca artikel ini. Karena artikel ini di tulis berdasarkan pengalaman saya selama backpacker ke Bali. Yang pertama yang harus kalian siapkan adalah mental dan persiapan fisik. Karena kita akan ke bali dalam rangka liburan minim budget tapi ingin puas menikmati dan mengeksplore wisata-wisata yang ada di Bali.

Pertama kali yang harus kalian siapkan adalah berburu tiket murah. Kalian bisa jauh-jauh hari pantengin website-website yang menyediakan penjualan tiket online seperti pegipegi.com atau tiket.com. Kebetulan saya mendapatkan tiket murah dari kedua website tersebut. Untuk keberangkatan, saya memesan tiket di pegipegi.com dengan maskapai penerbangan Citilink. Harga tiket saat itu adalah Rp 511.800 sudah termasuk potongan diskon 100 ribu dari pegipegi.com dengan jam keberangkatan pukul 13.20 WIB. Dan alhamdulillah tidak mengalami kendala sama sekali alias berangkat tepat waktu.

Saat hari keberangkatan tiba, usahakan kita bisa datang 1 jam lebih awal dari jadwal keberangkatan untuk penerbangan domestik. Pukul 10 pagi, saya sudah tiba di Stasiun Bandara BNI City atau Sudirman Baru. Di stasiun ini kita akan naik kereta bandara. Kalian bisa siapkan kartu debit atau emoney kalian seperti flazz bca, brizzi bri, tapcash bni maupun tcash telkomsel. Karena pembelian tiket kereta bandara/railink ini tidak bisa menggunakan uang cash. Kalian harus membelinya melalui mesin tiket yang ada di stasiun. Harga tiketnya adalah Rp 70.000 dan saat itu saya hanya membayar 35 ribu saja karena menggunakan debit Mandiri. Saya juga bingung kenapa bisa mendapatkan harga segitu. Mungkin promo dari Bank Mandiri.

Tak berapa lama ke kereta bandara pun tiba. Keretanya sangat bagus dan bersih sekali. Sebanding dengan harga yang di tawarkan. Perjalanan dari Stasiun BNI City ke Stasiun Bandara hanya memakan waktu sekitar 30 menit. Kereta hanya berhenti di Stasiun Duri dan Batu Ceper. Di stasiun Duri pun berhenti hanya menunggu pergantian perjalanan dengan Commuter Line. Karena di stasiu  tersebut penumpang tidak bisa turun maupun naik. Kereta bandara hanya melayani penumpang dari Stasiun BNI City, Stasiun  Batu Ceper dan Stasiun Bandara. Perjalanan pun tidak terasa melelahkan karena hanya memakan waktu 30 menit. Tepat pukul 10.30 saya sampai di Stasiun Bandara. Lalu berjalan menuju lantai 2 untuk pindah ke Terminal Skytrain untuk menuju Terminal 1C Soekarno Hatta. Karena jarak Stasiun Bandara dan terminal-terminal yang ada di Soekarno Hatta sangat berjauhan, maka kita bisa memanfaatkan Skytrain yang sudah disediakan oleh pihak bandara. Untuk naik skytrain tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis. Skytrain adanya 10 menit sekali, jadi kita bisa menunggu di ruang tunggu yang disedikan dan perlu diperhatikan arah tujuan kita mau ke terminal berapa. Kalau untuk penerbangan domestik biasanya menuju terminal 1. Dan kebetulan saya naik maskapai Citilink yang berada di Terminal 1C Soekarno Hatta.

Setelah sampai di terminal 1C, saya langsung masuk ke dalam untuk melalukan proses check in agar mendapatkan tiket pesawat. Saya hanya menunjukan ktp dan kertas yang berisi kode booking yang sudah saya print dari pegipegi.com Setelah berhasil mendapatkan tiket, saya langsung menuju lantai atas untuk masuk ke area tunggu pesawat. Disini kita akan diperiksa kembali barang bawaan kita. Usahakan semua barang bawaan kita baik handphone, jam tangan, maupun dompet sudah kita simpan di dalam tas. Agar kita mudah saat memasuki bagian pemeriksaan.

Jam 13.30 WIB, tanpa ada kendala delay, pesawat langsung take off menuju Bali. Sampai di Bandara I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 16.00 WIT. Di Bandara I Gusti Ngurah Rai, saya langsung keluar bandara untuk mencari transportasi online alias ojek online untuk menuju Kuta. Sebenarnya bisa menggunakan taksi yang ada di bandara dengan tarif mulai dari 50 ribu rupiah hingga 100 ribu rupiah tergantung bagaimana kita bisa menawar saja. Karena taksi disana tidak menggunakan argo. Jadi kita harus pandai-pandai menawar. Karena saya ingin menghemat, jadi saya pilih untuk naik ojek online saja walau harus berjalan sedikit keluar bandara. Saya pun dapat ojek online dan dengan biaya sangat murah hanya 7 ribu rupiah langsung di antar menuju hotel Matahari Kuta Beach House yang dekat dengan pantai kuta. Bila kalian ingin mencari penginapan yang low budget, kalian bisa pilih penginapan ini. harganya cukup murah berkisar 125 ribuan permalam tanpa snack dan makanan. Hotel ini berada di Jl. Tegal Wangi No. 14, Kuta. Menurut saya ini sangat strategis sekali karena dekat dengan pantai kuta, hanya berjalan kaki. Untuk ruangan kamar pun sudah nyaman dan bersih, ada AC dan juga TV. Kamar mandi pun sangat bersih. Untuk mencari makanan dan oleh-oleh pun cukup banyak yang berjualan di area sini. Ada KFC, minimarket dan yang lainnya.

matahari kuta beach house

Selesai check in, sekitar jam 5 sore saya langsung menuju ke pantai kuta untuk menikmati pemandangan matahari terbenam. Dan ternyata sangat ramai sekali. Banyak sekali para turis yang menikmati matahari terbenam di pantai kuta. Pemandangannya sangat indah sekali ditemani dengan deburan obak kuta sore. Saya menikmati sunset di pantai kuta dan legian hingga menjelang malam. Sekitar pukul 7 malam saya menyusuri sepanjang jalan pantai kuta menikmati keramaian dan suasana kuta di malam hari seperti di Beachwalk Shopping Center yang merupakan Mall yang selalu ramai pengunjung baik lokal maupun turis manca negara.

Setelah bosan berkeliling kuta di malam hari hingga tengah malam, akhirnya saya kembali ke penginapan sekitar pukul 1 pagi setelah membeli beberapa minuman dan cemilan di minimarket untuk mengganjal perut di malam hari. Sekarang waktunya istirahat karena besok pagi, saya akan bermain di pantai kuta di pagi hari dan berlanjut menuju ke beberapa tempat rekreasi lainnya yang ada di kuta selatan, yaitu Pura Leluhur Uluwatu dan Pantai Pandawa. Jadi sampai hari ini saya hanya menghabiskan uang sekitar Rp 678.800 dengan rincian sebagai berikut:

  • Tiket Pesawat Rp 511.800
  • Tiket Railink / Kereta Bandara Rp 35.000
  • Gojek Rp 7000
  • Hotel 2 Malam Rp 250.000 bagi 2 orang, masing-masing Rp 125.000

Untuk perjalanan selanjutnya besok, kalian bisa membaca artikel berikutnya atau bisa klik artikel ini Backpacker Jakarta – Bali Hanya 1,5 Juta (Pura Uluwatu dan Pantai Pandawa). Jadi sudah siap untuk backpacker dan keliling dunia? Liburan itu gak mahal kok, yang mahal itu gengsi dan gaya hidup. Siapkan ranselmu dari sekarang ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *