KUKAKUKU

Gaya Hidup, Teknologi, Inspirasi Dan Motivasi

Anak Muda Punya Gadget Canggih? Ah Biasa. Anak Mudah Punya Investasi? Wuiiih Luar Biasa!!!

investasi reksadana

Mendengar kata investasi, pasti kamu berpikir ah nanti saja, belum waktunya. Investasi kan mahal, nanti saja kalau sudah punya gaji besar dan pendapatan lebih.

Stop! Jangan teruskan berpikir demikian. Saatnya kamu buka wawasan dan cara berpikir kalian. Karena semakin dini kalian mengenal investasi dan mulai berinvestasi, semakin jelas masa depan kalian loh. Tapi kan investasi butuh dana besar? Itu dulu, tidak dengan sekarang. Karena hanya modal 10.000 aja kalian sudah bisa berinvestasi. Investasi macam apa dengan dana segitu?

Kalian bisa pilih reksadana. Reksadana adalah wadah dan pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di Pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksadana. Dana ini kemudian dikelola oleh Manajer Investasi (MI) ke dalam portofolio investasi, baik berupa saham, obligasi, pasar uang ataupun efek/sekuriti lainnya (wikipedia). Jadi semua dana dari berbagai investor dikumpulkan oleh perusahaan manajer investasi dan dikelola oleh orang-orang ahli dibidangnya. Reksa dana merupakan salah satu produk investasi yang mudah, murah, relatif aman dan dapat memberikan keuntungan bagi investor yang memiliki dana terbatas. Reksa dana memiliki risiko yang relatif aman karena pada reksa dana terdapat diversifikasi investasi, yang artinya investasi dipecah ke dalam beberapa instrumen.

Dana kamu pun aman karena di awasi oleh OJK. Reksadana ini sebenarnya mirip tabungan di bank. Bedanya kalau tabungan setiap bulan akan dikenakan biaya administrasi dan biaya kartu. Jadi kalau kamu jarang nabung, uang yang ada malah semakin habis alias bocor digerogoti sama biaya admin. Sayang banget kan. Nabung di bank juga jangan berharap dapat imbal balik alias bunga. Karena bunga di bank itu tidak seberapa dan itu pun harus ada minimal saldo tertentu, selain itu bunga yang kita dapatkan juga akan dikenakan pajak sekitar 20%. Makin habis aja kan? Jadi jangan pernah mengharapkan bunga kalau nabung di bank. Selain itu riba juga hasilnya tidak seberapa, kecuali kita simpan uang sampai ratusan juta. Kalau saya sih simpan uang di bank hanya untuk kegiatan transaksi perbankan saja, misalkan dalam sebulan saya menghabiskan dana 2 juta untuk transaksi perbankan, maka saldo yang akan saya simpan hanya 2 juta saja, yang lainnya saya alihkan ke investasi. Selain itu juga harus pintar-pintar cari bank yang tidak mengenakan biaya admin bulanan. Salah satunya sudah pernah saya bahas sebelumnya. Kalian bisa baca artikel ini. DIGIBANK By DBS, Mobile banking yang Anak Muda Banget!

Bedanya dengan investasi reksadana, tidak sama sekali ada biaya administrasi bulanan. Dan imbal hasilnya pun cukup lumayan hingga 8% pertahun untuk reksadana pasar uang dan melebihi bunga deposito. Imbal hasil yang kita dapat pun tidak perlu harus ada saldo minimal tertentu. Berapa pun saldo yang ada, akan tetap mendapatkan imbal hasilnya. Keuntungannya lagi, imbal hasil dari reksadana tidak sama sekali dikenakan pajak. Jadi 100% uang masuk ke kita tanpa dipotong ini itu lagi. Uang yang kita simpan akan terus berkembang mengikuti perkembangan pasar modal. Untuk resiko, ada bermacam-macam resikonya tergantung kalian pilih jenis reksadananya. Ada reksadana pasar uang, reksadana campuran, reksadana saham. Yang paling resikonya kecil dan stabil adalah jenis reksadana pasar uang. Imbal hasilnya pun tidak sebesar reksadana campuran maupun saham. Tetapi masih jauh lebih besar dibanding menyimpan uang di bank.

Bila dibandingkan dengan deposito bank, investasi reksadana masih jauh lebih unggul. Selain imbal hasil yang besar, proses pencairannya pun bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Jika deposito tidak bisa dicairkan selama jangka waktu tertentu dan akan dikenakan biaya denda. Reksadana sama sekali tidak. Kapan pun kalian butuh, bisa dicairkan. Jika kalian ingin menjauhi riba, kalian bisa pilih reksadana syariah. Sekarang sudah banyak banget pilihan reksadana syariah. Selain aman dari riba, kamu juga ikut memajukan perekonomian syariah yang jauh dari riba.

Lalu dimana bisa investasi reksadana?

Jaman sekarang semua sudah serba digital dengan kemajuan teknologi. Jadi kalian tidak perlu pusing lagi harus dimana beli reksadana. Ada banyak portal ecommerce reksadana yang bisa kalian pilih. Tentunya yang sudah mendapat pengawasan dari OJK agar kalian bisa tenang dan tidak was-was. Ada beberapa portal ecommerce reksadana yang bisa kalian coba. Seperti bareksa.com, tanamduit.com, invisee.com, bukalapak.com, tokopedia.com, reksadanasam.co.id dan masih banyak yang lainnya. Nanti bakal saya ulas satu persatu pada artikel berikutnya. Dan kebetulan saya pun sudah berinvestasi pada beberapa portal ecommerce investasi reksadana di atas, dan semuanya tidak pernah ada masalah, selalu aman terkendali 🙂

Apa benar dengan Rp 10.000 bisa berinvestasi reksadana?

Benar sekali hanya denga uang 10 ribu, kamu sudah bisa membeli reksadana. Kamu bisa mencobanya di tokopedia maupun bukalapak. Disana sudah bisa membeli reksadana hanya dengan 10 ribu saja. Kalian bisa menyisihkan uang 10 recehan setiap hari dari kembalian jajan di warung, setelah kumpul 10 ribu atau lebih, bisa kalian tabung di reksadana. Dan jangan hanya sekali dua kali saja, jika kalian punya uang lebih, terus saja simpan direksadana. Tanpa terasa uang kalian akan terus tumbuh dan tumbuh dengan imbal hasil yang lumayan dibanding menyimpan uang di bank.

Jadi buat kamu-kamu yang masih muda dan belia, saatnya berinvestasi sejak dini. Bisa ngumpulin uang recehan hasil kembalian jajan di sekolah maupun kampus, atau bisa ngumpulin hasil kembalian jajan saat makan siang kantor. Jadi siapapun sudah bisa berinvestasi asal ada kemauan dan niat saja. Bisa kamu bayangkan, hanya dengan menyisihkan uang 10 ribu sehari atau 2 ribu sehari, tanpa terasa dalam 10 tahun uang kalian akan tumbuh tanpa ada potongan biaya apapun. Tanpa ada kebocoran ini itu. Yuk, saatnya berinvestasi sejak dini. Jangan tunggu esok, tapi lihat hari ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *